Outfit Designer Emilio Pucci Dipakai Astronaut Apollo 15


Designer lawasan Antonio Pucci dipercaya sebagai pendesign karya austronout Apolo 15 AS warna-warni

Setidaknya, nama designer lawasan yang mencuat di era 1951-an Emilio Pucci, bukan nama ecek-ecek, kelas kaleng bekas ditenggak memabokkan. Jangan pula membandingkan dengan 10 designer brand muda yang meraksek era 1980-an, kliru bila menyandingkannya. Pasalnya Emilio Pucci bukan tak mau Namanya meroket lantaran mempromosikan hasil karya designnya, tapi ia lebih banyak bergulat sebagai direktur kreatif Pucci, sebelum Camille Micelli kembali memegang kendali sebagai direktur eksekutif rumah mode. Apalagi sejak Camille Micelli Kembali ke tempat asalnya dimulai sebagai design rumah mode di plau Capri. Hasilnya, ia bertemu dengan Pucci sang creator yang pantas dihormati dan disegani dunia fashion di Italia maupun Paris. “Pucci bukanlah merek konseptual, ini adalah merek gaya hidup, jadi pesannya harus langsung,” kata usai pertemuan di Pulau yang dibelinya

Lantaran sudut pandang antar Micelli dan Emilio Pucci, seorang pemain ski pada Olimpade dan kemudian meluncurkan koleksi senama dengan nama ski one-piece pada tahun 1951 yang dirancangnya jauh sebelumnya pada edisi 1948 di majalah ternama Herper’s Bazaar. Melihat gelagat karyanya digemari, Emilio Pucci berani memproduksi sendiri karya-karyanya dan tetap tinggal di toko kecil di pulau Capri. Pilihan tinggal di pulau terpencil nanelok, bukanlah keliru. Lantaran di pulau Capri itulah teman-teman bermain saat masih sebagai gelandangan jetset, ternyata jadi pelanggan setia dan mewartakan karya-karyanya. Mereka menyebutnya La Canzone del Mare karya Emilio Pucci itu.

Aoutfit gaya hidup modern mulai menular di kalangan ABG Retros Militian Kota AS

Entah lantaran saking terkenalnya, hingga kaum jet-set papan atas seperti bintang masyur Sophia Loren, Jackie Kennedy dan Marilyne Monroe, memilih karya Emilio Pucci sebagai penghormatan terakhir saat mereka meninggal memakai gaun karyanya berwarna hijau favoritnya. Tak bisa disangkal karya Emilio Pucci menjadi tonggak sejarah designer papan atas bukan hanya menyodok di rumah-rumah mode Italia dan Paris, tetapi juga terkenal seantero Amerika Serikat, kala itu. Dalam decade berikutnya pemerintahan yang penuh warna, tidak hanya membanggakan pakaian Wanita, tetapi juga perhiasan dan peralatan rumah tangga, termasuk barang pecah belah, wall paper karya Emilio Pucci.

Jadi masihkah Anda membanggakan dengan karya-karya para designer yang membuat heboh dunia fashion mode seperti Hermes, Gucci, Balenciaga, Prada, Bottega Veneta, Fendi atau Valentino Garavani; rasanya perlu menelisik karya agung Emilio Pucci terlebih dahulu sebelum terperosok sebagai pengagum berat karya-karyanya. Setidaknya Emilio Pucci juga merancang seragam yang terkenal untuk penerbangan Braniff dan sebagai misi penambah asesori pada astronaut Apollo 15. Dan menjadikan karyanya semakin semarak sebagai warna khas Amerika lebih merah, putih dan biru.

Takdir tak dapat ditolak, kematian mendadak akibat serangan jantung pada tahun 1992, kedudukan rumah designer kreatif diambil alaih putrinya, Laudomia Pucci. Merk dagang yang disandangkannyapun tetap memakai nama Pucci hingga trend sebagai retro mode di era tahun 1990-an yang dipopulerkan Madonna. Meski tetap menempelkan nama Laudomia Pucci, pada tahun 2000 LVMH mengakuisisi saham pengendali merek memanggil nama-nama designer handal seperti Christian Lacroix tahun 2021, kemudian desainer Inggris Matthew Williamson di tahun 2005. Bukan hanya itu, Peter Dundas, desiner Norwegia yang dikenal dengan gaya siap pestanya pakaian pada tahun 2008 dan pendiri MSGM Italia, Massiomo Giorgetti pada tahun 2015 bergabung dalam rumah mode Emilio Pucci.

Meski tampak Feminim, toh tetap saja kelihatan design lawasan simple gaya Emilio Pucci

Entah lantaran apa sebabnya, Giorgetti pada tahun 2017 hengkang dari rumah mode Emilio Pucci, hingga rumah tersebut sebagian besar tanpa direktur kreatif, dan pada tahun 2020. Akankah tumbang rumah mode kreatif designer lawasan Emilio Pucci, rasanya belum juga gulung tikar. Mereka berkolaborasi dalam koleksi satu kali dengan desiner baru seperti Koché’s Christelle Kocher dan Tomo Koizumi. Jadi masih panjang perjalanan rumah mode Emilio Pucci ke depan. Yang pasti dan jelas, harga autfit sepasang buat berlenggang-lenggok di catwalk mencapai miliaran. Mau beli? Pikir-pikir dulu apalagi trend mode tahun depan setelah rumah mode lain para designernya hijrah gabung ke Emilio Pucci.

Gak percaya? Apalagi setelah Micelli, orang dalam industri dengan riwayat hidup yang luas yang mencakup tugas—bersama dengan banyak aksesori It—di beberapa nama terbesar di dunia fesyen termasuk Chanel, Louis Vuitton, dan Dior, diangkat sebagai direktur kreatif pada tahun 2022.  Penawaran Pucci dalam mode lihat-sekarang/beli-sekarang, dan telah mengembalikan desain ikonik label tersebut—digambar oleh manusia dan bukan mesin. “Saya pikir pola digital menghapus motif Pucci dari ketidaksempurnaan yang merupakan bagian dari pesona unik mereka,” jelasnya (Nicole dari Italia & eddy je soe – Solo)

Teserah eLoe makai pakaian santai atau apapun, pakailah Pucci
Previous Meluncur di Jalan Plastik Pengganti Aspal di India
Next Jangan Biarkan Para Lansia Stress & Depresi Disingkirkan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *