Jangan Bandingin Angkor Wat dengan Candi Lain di Ndesomu


Andai saja keluarga kami bukan penggemar artis-film cantik-uayu Anggelina Jolie, berpean dalam Lara Croft: Tomb Raider, tentu gwe ogah gedandapan nguber bekas tempat dia berakting di reruntuhan batu candi Angkor. Kalau cuma mau duduk-duduk manis di bawah reruntuhan, samping canti yang dibagun pada abad ke-12-13 sebelum masehi, kagak bakalan ngabisin duit. Lantaran waktu itu, tahun 80-an gwe dibayari pemerintahan negri lain, tak ada salahnya mbandang halan-halan and motrax-motrex, misih pakai film celoid Kodax

Bila kalian saat ini sedang gencar-gencarnya ingin tamasya, saya saranin pergilah ke sana. Mumpung candi Angkor, telah diserah-terimakan kembali pada Kamboja. Dulu bahkan sekarang, Angkor Wat sebenarnya berada di tlatah negri Thailand. Lagian nenek-moyang mereka bangsa Thailand dulunya suka berantem dengan negara tetangganya, Kamboja. Entah kerna apa, Praci ech kliru Prancis, pada abad 14 baru menyerahkan pada Kamboja, pada awal abad ke-20. Biarin ajah gaduh, tapi asyik juga ngeliatin ornamen bebatuan di Kamboja. Meskipun gwe dan rekan-rekan jurnalis yang dibiayai negri asing, hanya boleh lewat Thailand. Ngintip dikit-dikit dari Thailand ke Kamboja, tak masalah juga, sambil ‘kabur-kaburan ke negri Kamboja, tetanggaan dengan Thailand.

Angkor, yang terletak di provinsi Siem Reap di bagian utara Kamboja , adalah salah satu situs arkeologi terpenting di Asia Tenggara. Bisa jadi lantaran terbang ke ANgkor Wat dari Bangkok sangat gampang menuju ke Thailand. Siapa tahu bisa kenalan sambil, cengegesan makai bahasa gado-gado campuran, Ingris-Indojawaness-Rusian, ndak masalah. “Bener juga akhirnya dapat gebetan Abg Gen “G” modis tur uayu sebagai penterjemah, gwe di situs cecandian batu itu.”

Mungkin paras wajahnya, cantik-menik-menik, kalau ngejelasin, lambe-bibirnya bikin gemes, mau-tak-mau the kolomenjhing gwe clegukan ngeliat dia. Sambil nyerahin photo-cophy namecard prex asli dari negara mbahmu. Sambil ngelirik-lirik, dia nyindir, kalau ngeliatin batu-candi dan akar pohon yang memeluk batu-pohon, ndak perlu lihat “toket” dia dong. “Look at that it’s, not my urgent for your news feature about, Katanya, “Don’t keep looking at my breasts, or you won’t be able to write news features in your country about Angkor Wat temple.” sambil senyum-senyum, bikin malu

Candi bebatuan ini merupakan salah satu tempat paling menakjubkan di Angkor, di mana dinding batu kuno berjalin dengan akar pohon raksasa. Reruntuhannya tidak tersembunyi dari dunia; sebaliknya, reruntuhan tersebut telah menjadi bagian dari hutan, menciptakan suasana yang unik. Candi yang dibangun pada abad ke-12-13 atas perintah Raja Jayavarman VII untuk menghormati ibunya. Awalnya sebuah biara Buddha, candi ini ditinggalkan selama bertahun-tahun dan menjadi bagian dari hutan.

Meski tidak ada garis tegas atau bentuk yang jelas seperti di candi Angkor lainnya, toh banyak pengunjung berbisik-bisik, menelusuri labirin kuno: dinding tinggi, lorong, dan galeri yang berjalin dengan akar pohon, membuat kita berdecah kagum. “Kowk bisa kagak direcokin warga masyarakat setempat, atau digergaji akar-akarnya, biar terlepas dari pohon lawas. Tetapi justru itulah daya tarik utamanya adalah pohon-pohonnya. Pohon-pohon itu sangat raksasa sehingga seolah-olah candi dan alam ada sebagai satu kesatuan. Dari situlah, “Lara Croft: Tomb Raider” dijadikan awal kisah film yang dibintangi Angelina Jolie waktu itu.

Adegan ikonik Lara yang berjalan melalui reruntuhan dan di antara akar-akar pohon menjadikan candi ini salah satu yang paling terkenal di dunia. Tidak heran, kemudian, setiap wisatawan berusaha untuk melihatnya dengan mata kepala sendiri. Ta Prohm terletak di Lingkaran Kecil candi Angkor. Kelompok candi ini terletak cukup berdekatan satu sama lain, dan semuanya dapat dikunjungi dalam satu hari. Ta Prohm adalah salah satu candi paling terkenal di lingkaran ini, bersama dengan Bayon dan Ta Keo.

Jika Anda berencana untuk mengunjungi candi-candi tersebut dalam satu hari, candi ini jelas layak untuk dikunjungi. Kami tiba di sini menjelang waktu tutup, dan membayangkan interpreter gaet yang cantik itu, mampu mengubah paras ayu Angelina Jolie, di mataku. Jangan ngebanding-bandingin dengan bintang tenar, kalau mau diajak pulang ke ndeso mbahmu di Pracimantoro, pasti HontThoefue pasti senang. Saat matahari terbenam, candi itu tampak seperti adegan dari buku kuno – misterius dan indah, ngebayangin and “Don’t keep looking at my breasts.” Okay darling

Previous Pengguna Jamtangan Masalalu Lebih Fanatik Milih Pejabat Tak Rakus
Next Pejuang Wanita di Dunia Pendidik: Ra Kartini, Cut Nyak Dhien & Dewi Sartika

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *