Hal yang pantas diperhitungkan, bila Anda penggemar pamer keindahan tubuhmu, terutama kaum perempuan, menjaga ketekmu tidak ditumbuhi bulu. Banyak alasan, coba sesekali tanya pada pasangan hidupmu, terutama istri –jangan istri orang lain tentu, kalau kagak mau digamparin– kenapa mereka taksuka bila keleknya ndiwut-ndiwut bertumbuh bulu. Bahkan saking jengkelnya, kaum perempuan itu, menjadualkan waktu mencabuti bulu keteknya secara teratur. Padahal, meski ketiakmu ditumbuhi bulu, bila kalian mengenakan outfit’kan tidak kelihatan dari luar. Kecuali mengenakan youcan-see! Pamer kelek
Sebenarnya, manfaat bulu ketiak ternyata penting bagi tubuh. Sehingga tak jadi masalah jika kamu membiarkannya tumbuh alami dan merawatnya dengan benar. Nah tapi’kan kaum perempuan, bila sedang pamer badan yang semlohai kalau keliatan, rambut seperti tanaman padi itu’kan malu. Itu’kan masalahnya. Makanya muncullah berbagai jenis cream ‘pembabat’ bulu kelek, sekali dioles-oleskan dan diusap makai kapas, bulu-bulu ketiak itu lenyap. Lantaran tidak banyak yang memahami arti kesehatan tubuh itulah, lantas bulu-bulu ketek dicabuti.

Pertumbuhan Bulu Ketiak?
Sebenarnya, secara alami, kemunculan bulu ketiak merupakan salah satu tanda pubertas yang dialami setiap remaja. Awalnya, bulu ketiak tumbuh dengan tekstur halus dan berukuran pendek. Seiring berjalannya waktu, biasanya bulu ketiak akan semakin lebat dan panjang. Bersamaan dengan tumbuhnya bulu ketiak, kelenjar apokrin, ‘pabrik bulu ketiak’ ketiak juga ikut-ikutan mengalami perkembangan. Keringat bercampur dengan bakteri di sela-sela rambut ketiak, menjadi penyebab bau badan jika tidak dibersihkan secara teratur.
Apakah bulu ketiak sama dengan rambut pada kepala dan tempat “mrs V” perempuan? Berdasar strukturnya, memiliki komposisi yang sama dengan ramput kepala dan lainnya. Sama-sama berasal dari folikel rambut manusia pemilik tubuh. Bedanya, folikel pada kulit kepala bisa bertumbuh panjang bila dibiarkan secara terus-menerus. Sesekali, folikel rambut pada kulit kepala juga memasuki fase istirahat, dan menjadi patah alias rontok, diganti rambut baru

Nah bedanya, folikel pada ketiak justru bisa berhenti tumbuh setiap beberapa bulan sehingga pertambahan panjang bulu ketiak tidak secepat rambut di kepala. Masing-masing orang memiliki tekstur, jumlah, dan kecepatan pertumbuhan bulu ketiak yang berbeda-beda. Batas pertumbuhan bulu ketiak hanya berkisar di angka 2,7 cm hingga 5,4 cm.

Bulu Ketiak Tidak Pengaruhi Bau Badan. Banyak orang beranggapan bahwa bulu ketiak yang lebat dan tidak dicukur menyebabkan bau badan tak sedap. Padahal anggapan tersebut sebenarnya keliru. Keberadaan bulu ketiak sama sekali tidak mempengaruhi bau badan karena bau badan disebabkan bakteri. Jadi, kamu harus menjaga kebersihan ketiak secara telaten supaya tidak ada bakteri yang menempel dan menimbulkan bau tak sedap.
Paling kurang 7 Manfaat Bulu Ketiak. Pertama, meminimalkan terjadinya gesekan pada Kulit Ketiak, kedua, berfungsi melindungi kulit ketiak lantaran dapat mencegah terjadinya iritasi. Terutama bagi orang-orang yang berat badannya tambun. Tumpukan lemak di sekitar lengan dapat meningkatkan resiko iritasi pada kulit ketiak yang ditumbuhi bulu
Selain itu, bulu ketiak, juga dapat melindungi serangan bakteri yang ndlesep melalui pori-pori ketiak yang tidak ditumbuhi bulu. Sebaiknya kamu tidak menghilangkan bulu ketiak dengan cara mencabutinya sebab kebiasaan itu dapat membuat pori-pori kulit ketiak menjadi besar dan bakteri jadi lebih mudah masuk ke tubuh melalui pori-pori tersebut.

Menghilangkan Bulu Ketiak atau Tidak? Pilihan menghilangkan bulu ketiak atau tidak memang kembali lagi kepada diri masing-masing. Kamu wajib menjaga kebersihan ketiak dengan telaten bila memutuskan untuk tidak mencukur bulu ketiak. Sementara itu, jika kamu ingin tampil menarik dan percaya diri tanpa bulu ketiak, maka kamu harus menghilangkannya dengan cara yang tepat agar terhindar dari berbagai dampak buruk. Bila kalian ingin iseng-iseng kagak ada kerjaan, jangan mencukur dengan arah gerakan dari atas-ke-bawah, karena gerakan itu beresiko menyebabkan iritasi. Dan membuat pertumbuhan ketiak tidak teratur: Njebret
Ingat, kemalasan wanita mengganti pisau cukur karena ingin berhemat atau merasa pisau cukurnya masih bisa digunakan. Padahal, malas mengganti cukur malah memicu iritasi karena mata pisau yang sudah tumpul dan menyebabkan gesekan berlebihan. Di samping itu, pisau cukur yang sudah lama digunakan juga mengandung banyak kotoran dan sel-sel kulit mati yang bisa memicu iritasi jika mengenai kulit ketiak. Gimana mau gwe cukurin! Buar anan aman pakailah pakaian lengan panjang, seperti tentara-police di negri-negri luar, kagak keliatan bulu ketekmu njebret. Okay



No Comment