Siapa Mau Ikut Natalan di Rusia


Inilah Gereja Katedral Ortodox di Rusia yang tetap dipertahanakn

Entah apa sebabnya, salah satu contributor sarklewer dot com yang tinggal di Moscow, ngirimin pesan di jejaring leat gawai-cellphone Whatapps bertuliskan huruf cerilic. Katanya, kalau memang mau berangkat ke negri Soviet, merayakan Hari Natal, sebaiknya jangan berangkat pada bulan Desember.  Soalnya kami, dan teman-teman jurnalis pada ngerayain hari Natal pada tanggal 7 Januari.

Harap maklum, yach Grand Opha, jadi nanti kami jemput pada waktu Malam Natal di statiun kereta api tercepat Wosh tanggal 6 Januari yach. Jangan lupa tidak perlu bawa Vodca, atau Wine merah or putih, di sepanjang jalan dipastikan kalian akan dijamu rekan-rekan jurnalis buat mendem.

Perbedaan memilih waktu hari Natal menurut calender tetap tidak masalah

Lantaran semua telah kami rencanakan sejak tahun lalu, berkunjung ke negri beruang merah, dan nemuin contributor sarklewer dot com, tentu sejak sekarang telah kami persiapakan. Termasuk urusan visa turis dan perpanjang passport lawas, biar bisa nyaman buat halan-halan. Tentu saja, kami tetap terhubung dengan rekan-rekan jurnalis di negri yang dulunya dianggap niragama, bahkan dicap sebagai negara komunis yang ‘berbahaya’

Entah lantara apa, pikiran kami nggeladrah mempermasalahkan, kenapa penanggalan kalender, baik tahun, bulan, dan hari menyangkut perayaan Natal, menganut system berbeda dengan penanggalan lainnya. Berbagai system kalender telah digunakan pada waktu dan tempat yang berbeda, tentu jadi aneh ketika kita ingin menyikapi jadual keberangkatan ke Rusia ber-natalan sembari nenggak Vodca plus Gin-tonic di resto pinggir jalan utama Moscow

Why are Cyclist buried near the Kremlin wall? (credit Tass)

Namanya jug malam Natal, menurut contributor kami Nicole, tentu dianggap paling khusyuk. Bahkan orang Rusia juga berpuasa pada hari malam natal hingga bintang pertama di langit, yang melambangkan Bintang Betlehem. “Pokoknya, opha akan kami traktir, nenggak minum-minuman dan makanan khas jelang natal, dan hidangan utama tradisional Kutia –bubur gandum dengan madu dan biji poppy- Semuanya gratis. Anggap saja, kesetiaan pegawai sarklewer dot com di luar negri,” katanya

Menurut Nicole dan rekannya jurnalis di Pravda, keluarga banyak yang berkumpul untuk makan malam suci dengan menyajikan 12 hidangan, mewakili dua belas rasul. Itulah hikmahnya Makan Kutia dan nenggak minuman sakkarepmu. “Kami yang traktir boss. Tapi setelah itu tanggal 7 Januari, tentu kami akan memaksa opha ikut hadir liturgy gereja khusus, di katedral dan gereja seluruh negri. Kalau mau ikut sembahyang di gereja ortodoks Rusia di Moskow, diadakan tengah malam, bisa berjabat tangan sama Presiden Rusia dan pejabat tinggi lainnya. Tentu aman, bawa keplex ID card sarklewer dot com.” Mbuh

Meskipun perayaan Natal Ortodoks memiliki tradisi keagamaan yang mendalam, perayaan liburan musim dingin utama di Rusia sebenarnya adalah Malam Tahun Baru. Pada Malam Tahun Baru, Sinterklas versi Rusia, yang dikenal sebagai Ded Moroz (Kakek Frost), dan cucunya Snegurochka (Gadis Salju), mengunjungi anak-anak untuk memberikan hadiah

Natal Ortodoks, ujar Nicole ngecepret, lebih berfokus pada aspek spiritual dan keluarga dibandingkan dengan perayaan komersial di banyak negara Barat. Orang-orang saling bertukar hadiah sederhana dan menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman.

Meski menyambut hari natal, yang namanya research di laboratorium canggih tetap jalan
Previous Journalists Threatened In Country of Corruptors
This is the most recent story.

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *