Meskipun Sampun Sepuh Meg Ryan Ingin main Film dengan Tom Hanks Kembali


Gaya acting Meg Ryan tak bisa dibilang ecek-ecek, lebih dari 10 film dibintanginya tanpa jeda

Pemeran film laris yang dibintangi tak membuat dirinya angkuh. Ia tetap mau diajak ngobrol jurnalis perfilman di Hollywood bahkan acap senang bercanda dan tak sungkan saling mengejek antarmereka. Tidaklah mustahil namanya menjadi buah bibir antar wartawan di jagad perfilman di AS. Meski namanya lumayan bikin mumet bila jurnalis ingin menulis lengkap tanpa gelar-gelaran, katanya ogah memasang gelar akademik, Margaret Mary Emily Anne Hyra. Saking panjangnya para wartawan pengabdi di jagad dunia maya maupun cetak ngusulin agar namanya diganti lebih pendek biar gampang dihafal, jadilah Meg Ryan. Dia pun sepakat makainya. “Sak karepmu situ mau manggil nama panjang okay, pendekpun tidak masalah,” katanya seperti dikutib media Hollywood Star tahun lalu

Lahir di ndesonya Fairfield, Connecticut, Amerika Serikat, 19 November 1961, ia memang senang melakoni peran spesialis gojeg-asyik alias komedi romantik, meski acap tra menolak kalau ditawari bermain film lainnya. Tahun lalu, jauh sebelum musim pandemic covid-19, Meg Ryan sebenarnya telah merencanakan halan-halan ke Bali and ke candi Borobudur. Keinginannya itu cukup beralasan, lantaran banyak rekan seprofesi bintang film, Ryan dikira wong Jowo lantaran tubuhnya kagak tinggi, cuma 173 cm.  Rencana semula mau datang ke Legian dan menyaksikan pembakaran mayat ngaben, yang tidak pernah dilihatnya, tapi tidak jadi lantaran tragedy bom Bali. Rencana keduanya juga kagak terlaksana akibat seluruh jagad dihajar virus. “Ntar setelah aman, gwe mau langsung ke Jogya lihat candi dan mampir ke Solo beli batik dan maem tengkleng,” kata dia dihubungi Nicole contributor dari Moscow beberapa waktu lalu

Film yang dibintanginya membuat banyak artis lain meniru gaya acting prima dia

Entah karena profile dan kehidupannya lebih berkecukupan, Meg Ryan tak segan-segan menolong sesama orang yang dianggapnya perlu dibantu. Tidaklah mengherankan kalau dia loman buat bagi-bagi dollar jutaan dibeliin bahan makanan dan dibawanya ke pojok rumah-rumah kumuh membagi-baginya tanpa ba-bi-bu gembar-gembor seperti pejabat di negrimu. Coba saja dihitung pakai sipoa bila dirupiahkan nilai keuntungan bersih bermain di lima judul film sebagai pemeran utama celengannya mencapai US$870 juta, horog.

Tak bisa dipungkiri peran-peran dalam lima film layar lebar Ryan meneguhkan kepiawaian dia dalam dunia perfilman dunia. Setidaknya film When Harry Met Sally (1989), Sleepess in Seattle (1993), French Kiss (1995), City of Angels (1998) dan You’ve Got Mail (1998), mencerminkan Ryan keaktrisan dirinya di papan atas bintang Hollywood. Bisa dibayangkan pada tahun 1998 Meg Ryan bahkan memerani dua film sama yakni City of Angels dan You’ve Got Mail. Kedua film tersebut jelas berbeda memiliki carakter acting yang saling berlawanan. Tapi Meg Ryan justru actingnya bersma actor ngetop Tom Hanks saat itu, diimbanginya dengan permainan khas gaya dia bermain, sangat menawan. Kami nilai peran Ryan dalam You’ve Got Mail, memerankan Kathleen Kelly pemilik lapak buku kecil “Shoop Around Corner”, berhasil mengaet pelanggan baru berinisial “NY152” lewat jejaring komunikasi lewat internet yang memang sedang digemari ABG New York.

Dalam cerita itu, beruntunglah Kathleen Kelly ternyata pelanggan baru berinisial NY152 ternyata seorang kongklomerat pemilik jaringan toko buku raksasa Fox Books, yang akan membuka usaha supermarket perbukuan terbesar di kotanya dan mengusur toko buku Shoop Around Corner. Sebagai pemilik usaha perbukuan terbesar, Joe Fox yang diperankan Tom Hanks, jelas akan melindas toko buku Kathleen Kelly (diperankan Meg Ryan) menjadi menarik lantaran perdebatan-perdebatan tajam usahawan raksasa melawan pedagang buku kelas gurem. Lantaran belum pernah guabrusan bertemu langsung, keduanya Kathleen dan Joe Fox, sepakat bernegosiasi agar bisnis mereka tidak saling mematikan. Meskipun pertemuan di Riverside Park, emang diseting biar keliatan bener-bener asyik, justru menjadi perang antarkompetitor. Intinya dalam film You’ve Got Mail mengajarkan, rangkaian kata akan lebih efektif bila Anda ingin menyatakan kehendak apapun, daripada bicara ngalor-ngidul meski perlu diomongin agar jelas. Film box office itulah yang mengangkat nama Meg Ryan dan Tom Hanks menuju puncak kesuksesan dalam dunia perfilman dan menambah pundi-pundi celengannya milyiaran di masa sepuhnya. “Saya belajar banyak dunia perfilaman dengan dia. Actingnya sangat prima, dan menyenangkan.”

Meg Ryan dimasa sepuhnya tetap ingin berkarya di dunia perfilman. Selain artis ia juga sutradara tangguh

Previous Waspadalah Videocam di Musim Pandemi Covid-19 Ditangan HP Anakmu
Next Pemeran lim film laris yang dibintanginya tak membuat dirinya angkuh. Ia tetap mau diajak ngobrol jurnalis perfilman di Hollywood bahkan acap senang bergurau dan tak sungkan saling ejek antarmereka. Tidaklah mustahil namanya menjadi buah bibir antar keluarga jagad perfilman di AS. Namanya lumayan bikin mumet bila ingin menulis lengkap tanpa gelar-gelaran, katanya ogah memasang gelar akademik, Margaret Mary Emily Anne Hyra. Saking panjangnya wartawan menawarkan ganti nama yang lebih pendek biar gampang dihafal Meg Ryan, dia sepakat makainya. “Sak karepmu situ mau memanggil nama Panjang okay, pendekpun tidak masalah,” katanya seperti dikutib media di Hollywood

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *